Ansor Millenial Dalam Era Digital

Ansor Millenial Dalam Era Digital

Sahabat Aswaja,
Tulisan kali ini masih tetep gak jauh-jauh dari dunia seputar NU ...Tahukah kalian NU punya wadahnya para pemuda looh...Namanya Ansor atau secara formalnya di sebut Gerakan Pemuda Ansor. Setiap organisasi sudah selayaknya menyiapkan regenerasi yang baik dan berkesinambungan .

Oleh sebab itu dalam Organisasi Keagamaan sekelas NU ,kebutuhan akan keberlangsungan proses perekrutan kader terjawab dengan adanya Ansor sebagai Badan Otonom yang mewadahi Kegiatan Kepemudaan sekaligus pabrik kader muda NU calon penerus estafet kepemimpinan NU dimasa yang akan datang.

Tidak bisa dipungkiri setiap jaman mempunyai tantangan dan dinamika yang berbeda.Ketika masa awal Ansor berdiri suasana perjuangan merebut Kemerdekaan menjadi target utama dan fokus perjuangan para pemuda pada masa itu.

Setelah era Perang Kemerdekaan usai, Ansor dihadapkan pada kebijakan Orde Lama yang pada waktu itu dipimpin oleh Presiden Soekarno dengan kebijakan kontroversialnya yaitu Nasakom ( Nasionalis Agama Komunis ),sejatinya tujuannya ingin menyatukan ke tiga unsur tersebut alih-alih malah membuat peran agama dipinggirkan dengan kecenderungan ke paham komunis.

Ansor sebagai Gerakan Pemuda berhaluan agama jelas menanggung beban mental mengikuti dinamika politik dan kehidupan bernegara pada waktu itu yang sangat rawan gesekan dengan kader-kader PKI.

Puncaknya ketika upaya kudeta PKI gagal ,Ansor NU memposisikan diri sebagai garda terdepan mewakili elemen organisasi kepemudaan membantu TNI yang loyal pada Pancasila dalam upaya-upaya pembasmian PKI sampai ke akar-akarnya oleh  Letnan Jenderal.Soeharto yang pada waktu itu menjabat sebagai Pangkostrad serta pasukan RPKAD nya Letnan Jenderal Sarwo Edhie Wibowo.

Dikemudian hari Soeharto lewat Supersemar membuka jalannya sejarah  menjadi pemimpin  Orde Baru.Sayangnya dimasa rezim orde baru kebebasan berpendapat dan berserikat sangat dibatasi yang imbasnya masyarakat termasuk organisasi kepemudaan jalan ditempat tidak ada yang menonjol pada masa itu.

Sampai akhirnya era reformasi dimulai lewat berbagai aksi demonstrasi besar-besaran yang dimotori oleh elemen Organisasi Mahasiswa ,disini peran kunci pemuda lagi-lagi terbukti mampu mengubah jalannya sejarah.

Walaupun terkadang sebuah Revolusi memakan anaknya sendiri begitulah pengorbanan para pemuda dan mahasiswa demi sebuah perubahan mereka layaknya pahlawan juga yang harus dihargai jasanya.

Dewasa ini peran organisasi kepemudaan mengalami tantangan yang sangat berbeda dibanding  sebelumnya.Peranan Negara atas kontrol hak individu,kebebasan berpendapat dan berserikat mulai bergeser tidak sedominan dulu.

Sayangnya hal tersebut justru berbarengan dengan dinamika global berupa globalisasi dan era digital yang akhirnya membuat masyarakat dalam hal ini kaum muda semakin individualistis dan pragmatis serta hedonis.

Kaum muda Millenial ini lebih suka bermain dengan gadgetnya/smartphonenya daripada berinteraksi langsung dengan orang disekelilingnya.Di satu sisi lainnya muncul paham radikalisme dan terorisme  yang membuat stigma buruk pada umat muslim.


Untuk itulah mari sahabat  revormer, kita tidak boleh tenggelam dalam dunia maya secara berlebihan dengan mengindahkan dunia nyata karena para pemuda tidak boleh lupa akan sejarah betapa pentingnya peran mereka selama ini.



Gerakan Pemuda Ansor sebagai salah satu asset bangsa juga sudah seharusnya mulai mengubah pola pendekatan pada kaum muda atau kaum millenial yang akrab dengan dunia maya di era digital ini sehingga terlahir "Ansor Millenial" yang cerdas kritis dan santun.

Untuk itu dibutuhkan kreatifitas pemikiran dan langkah nyata dari kader-kader Ansor agar mereka tertarik untuk masuk dan aktif dalam dunia organisasi kepemudaan.

Demikian kiranya semoga artikel Ansor Millenial Di Era Digital mampu menumbuhkan kembali kesadaran pemuda untuk tetap kritis dan revolusioner dalam berpikir, bertindak dan beretika. semoga bermanfaat.
Wassalam

0 Responses to “Ansor Millenial Dalam Era Digital”

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar yang Positif No Link dan SARA
Terima kasih

Popular Posts