Pengertian Syarat dan Ketentuan KUR BRI Bank Kebanggaan Warga Banyumas - REVORMER.COM
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
WPDealer 728x90

Pengertian Syarat dan Ketentuan KUR BRI Bank Kebanggaan Warga Banyumas

Pengertian Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah KUR BRI  Bank Kebanggaan Warga Banyumas
Pengertian Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah KUR BRI  Bank Kebanggaan Warga Banyumas


Revormer.com | Apakah sahabat revormer sedang mengalami problem keuangan, karena kepengin usaha tapi kurang modal, atau mungkin ada yang ingin bekerja menjadi TKI di luar negeri tapi tidak mempunyai uang untuk membayar proses administrasi ...


Tenang saja, sahabat tidak perlu khawatir, segala sesuatu insya Allah ada jalan keluarnya. Untung saja sekarang perbankan nasional melayani program KUR. Dengan adanya KUR ini masyarakat yang mengalami kendala permodalan atau yang ingin berangkat bekerja ke luar negeri  bisa tertolong dalam mencari pembiayaan.


Apa Sih KUR itu ?

Oh ya, dari tadi revormer.com bercerita tentang mamas KUR tapi kalian belum dikenalin yaah , hehe. Oke deh, kalau begitu kita perkenalan dulu dengan mamas KUR yang terkenal baik hati ini. KUR adalah singkatan dari  Kredit Usaha Rakyat yang merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memperoleh pinjaman modal usaha . Secara formal nya pengertian KUR adalah  pinjaman atau kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup

Apa sih Maksud dan Tujuan KUR ?

Menurut sumber dari situs KUR sendiri, maksud dan tujuan diadakannya KUR ini adalah dalam rangka pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK), penciptaan lapangan kerja, dan penanggulangan kemiskinan.  Pemerintah menerbitkan Paket Kebijakan yang bertujuan meningkatkan Sektor Riil dan memberdayakan UKMK. Kebijakan pengembangan dan pemberdayaan UMKMK mencakup hal-hal sebagai berikut :

- Peningkatan akses pada sumber pembiayaan
- Pengembangan kewirausahan
- Peningkatan pasar produk UMKMK
- Reformasi regulasi UMKMK

Upaya peningkatan akses pada sumber pembiayaan antara lain dilakukan dengan memberikan penjaminan kredit bagi UMKMK melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada tanggal 5 November 2007, Presiden meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan fasilitas penjaminan kredit dari Pemerintah

Siapa sih Sasaran Utama KUR ?

Kalau berbicara sasaran berarti secara tidak langsung sama saja dengan debitur atau pihak yang menjadi peminjam dana KUR tersebut. Nah, dari informasi yang revormer.com dapatkan melalui situs resminya, sasaran utama KUR adalah Badan Usaha, Kelompok Usaha, individu perorangan yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup.

Dalam hal ini  setiap UMKM dan koperasi bisa secara langsung mengakses KUR asalkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu bergerak di sektor usaha produktif  di bidang pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan, dan jasa keuangan simpan pinjam, jadi tidak boleh sembarangan ya guys. Walaupun KUR ini mempunyai maksud untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala keterbatasan modal, namun syarat-syaratnya juga berlaku agar tepat sasaran dan betul-betul bermanfaat.

APA SIH PENGERTIAN UMKM

Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) usaha mikro adalah usaha produktif milik orang-perorangan dan atau milik badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sebagaimana diatur dalam Undang undang No.20 Tahun 2008. Dengan ketentuan maksimal assetnya adalah sebesar  Rp. 50 juta dan omset usahanya maksimal Rp. 300 juta rupiah.

Kalau kita berbicara KUR berarti berbicara tentang pinjaman, kalau berbicara pinjaman berarti kita setidaknya akan berbicara tentang Bank atau pihak perusahaan pembiayaan serta koperasi simpan pinjam.  Untuk itulah masyarakat juga harus mengerti siapa saja pihak-pihak yang menjadi penyalur KUR ini.

Namun untuk kali ini, revormer.com hanya akan mengetengahkan salah satu bank yang menjadi penyalur KUR, yaitu Bank BRI. Siapa sih rakyat Indonesia yang tidak mengenal nama besar  Bank Rakyat Indonesia, sebuah bank bumn terbesar di negara kita. Bank yang terkenal sebagai bank tahan banting milik rakyat kecil yang tetap bertahan di balik krisis moneter 1998 silam. Yuuk, kita belajar bareng sejarah dan kiprah Bank BRI sebelum ke inti tulisan ini yang membahas KUR BRI

Sejarah Bank BRI 

Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI (sumber situs resmi Bank BRI)

BRI Pasca Kemerdekaan RI

Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat.

Peleburan BRI, BKTN, & NHM

Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan. Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).

BRI Hari Ini

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini. (sumber situs resmi Bank BRI)



Sebagai putra asli kota purwokerto, revormer.com, rasanya bangga sekali , dibalik kesederhanaan dan keramahan masyarakat banyumas yang beribukota di Purwokerto, lahirlah sebuah bank nasional terbesar di Indonesia. Oh ya, alhamdulillah revormer.com, sudah pernah mengunjungi museumnya loh, lokasinya ada di Jalan R. Arya Wiryaatmadja, yang lebih popular di sebut sebagai jalan bank.


Lanjut lagi guys, ceritanya…
Pada saat sebelum krisis moneter 1998, Bank BRI seakan banyak yang memandang sebelah mata sebagai banknya wong cilik. Maklum saja hampir semua kecamatan, pasti ada kantor bank BRI. Dimana pada waktu itu mayoritas bank di Indonesia jarang yang mau terjun melayani nasabahnya hingga ke pelosok-pelosok negeri.
Secara teori ilmu ekonomi pada waktu itu, Bank BRI adalah bank berstatus Retailer Bank, bank yang melayani nasabah kecil dan menengah. Sedangkan bank –bank lainnya rata-rata fokusnya menjadi Corporate Bank, dimana sasaran utamanya adalah nasabah korporasi atau perusahaan. Tak dinyana, krisis moneter dating, banyak perusahaan yang bertumbangan, yang akhirnya menimbulkan efek domino pada fenomena yang disebut “kredit macet” .

Seperti  yang kita ketahui, nyawanya bank adalah pendapatan yang berasal dari bunga para debitur yang meminjam dananya. Dengan macetnya cicilan dari  perusahaan yang notabene adalah  nasabah mereka maka bukan profit yang di dapat, justru akhirnya bank-bank tersebut ikut kolaps karena secara likuiditas sudah minus diakibatkan kredit macet.
Berbeda  terbalik kondisinya dengan Bank BRI yang nasabahnya adalah rakyat kecil dan menengah  yang mayoritas tinggal di pedesaan, walaupun krisis  moneter melanda memporak porandakan ketahanan ekonomi negara pada waktu itu. Bank BRI adalah bank tersehat yang tidak mempunyai problem kredit macet .

Nah, begitulah sekilas cerita revormer.com , mengenai Bank BRI dan Sejarahnya. Sekarang kita lanjutkan ke inti tulisan Pengertian Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah KUR BRI.



Apa yang dimaksud dengan KUR BRI 

KUR BRI adalah KUR (Kredit Usaha Rakyat)  yang merupakan produk keuangan dari Bank Rakyat Indonesia, dalam bentuk  skema pembiayaan modal kerja atau investasi untuk Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK). Adapun UMKMK  yang berhak mendapatkan KUR  tersebut wajib dikategorikan sebagai  jenis usaha yang produktif dan layak / feasible, namun tidak mempunyai kemampuan  dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan  oleh pihak bank,  istilah lainnya adalah belum bankable


Jenis - jenis Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI


 KUR  MIKRO BANK BRI

Kredit Modal Kerja dan atau Kredit Investasi dengan batas atas kredit hingga Rp 500 juta diberikan kepada usaha mikro, usaha kecil dan koperasi dengan bisnis produktif yang akan mendapat jaminan dari Perusahaan Penjamin.


Batas Maksimal Pinjaman KUR Mikro BANK BRI

Adapun batas pinjaman Kredit Modal Kerja dan atau Investasi dengan plafond  maksimal sebesar  Rp 25 juta per debitur

Persyaratan Calon Debitur KUR Mikro BANK BRI

Persyaratannya adalah

1. Individu (perorangan) yang melakukan usaha produktif dan layak
2. Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan
3. Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan,          Kartu Kredit
4. Persyaratan administrasi  berupa  KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha



SYARAT DAN KETENTUAN KUR MIKRO BANK BRI

Besar kredit maksimal sebesar Rp 25 juta per debitur

Jenis kredit :

a. Kredit Modal Kerja (KMK) jangka waktu maksimal 3 (tiga) tahun

b. Kredit Investasi (KI) jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun
- Suku bunga 7% efektif per tahun atau setara 0.41% flat per bulan
- Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi




KUR RITEL BANK BRI

KUR Ritel BANK BRI adalah Kredit Modal Kerja dan atau Investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak dengan plafond  kredit diatas  Rp 25 juta  hingga maksimal Rp 500 juta per debitur



SYARAT PENGAJUAN KUR RITEL BANK BRI

1.Mempunyai usaha produktif dan layak
2.Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB,                 Kartu Kredit
3.Telah melakukan usaha secara aktif minimal 6 bulan
4.Memiliki Surat Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat ijin usaha lainnya yang dapat               dipersamakan



SYARAT DAN KETENTUAN KUR RITEL BANK BRI

Besar kredit di atas Rp 25 juta hingga Rp 500 juta

Jenis kredit berupa  :

a. Kredit Modal Kerja (KMK) jangka waktu maksimal 4 (empat) tahun
b. Kredit Investasi (KI) jangka waktu maksimal 5 (lima) tahun
- Suku bunga 7% efektif per tahun
- Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
-  Agunan sesuai ketentuan bank



KUR TKI BANK BRI

KUR TKI BANK BRI diberikan untuk membiayai keberangkatan calon TKI ke negara penempatan kerja dengan plafond  kredit maksimal hingga Rp 25 juta

Syarat Pengajuan Pinjaman KUR TKI BANK BRI

Individu (perorangan) calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan.

Persyaratan administrasi berupa :

a. Identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga
b. Perjanjian kerja dengan pengguna jasa
c. Perjanjian penempatan
d. Passpor
e. Visa
f. Persyaratan lainnya sesuai ketentuan



SYARAT DAN KETENTUAN KUR TKI BANK BRI

1. Besar kredit maksimal Rp 25 juta atau sesuai Cost Structure yang ditetapkan pemerintah
2. Suku bunga 7% efektif per tahun atau setara 0.41% flat per bulan
3. Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi
4. Jangka waktu maksimal 3 (tiga) tahun atau sesuai kontrak kerja
5. Tujuan negara penempatan : Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan          Malaysia



Demikian kiranya yang bisa revormer.com sampaikan dalam artikel ini, semoga diantara kita semuanya kalau bisa tidak usah pinjam ke bank, kalau memang masih punya saudara atau sahabat yang bisa membantu, alangkah baiknya meminjam kepada mereka saja. Karena tanggungjawab kita sebagai debitur tidaklah gampang, butuh tekad dan niat baik untuk mengembalikannya, kalau tidak resikonya rumah sahabat atau harta sahabat menjadi jaminannya.


Namun seandainya sahabat memutuskan untuk mengajukan KUR, maka mulailah hidup hemat dan tambah bersemangat dalam berusaha atau bekerja, jangan lupa berdoa mohon kemurahan  dan kelancaran rezeki  agar diberikan kemampuan untuk membayar hutang di bank. Intinya Doa dan Ikhtiar!

Semoga sukses, Aamiin.
Semoga bermanfaat
Salam Cerdas Revormer !



Posting Komentar untuk "Pengertian Syarat dan Ketentuan KUR BRI Bank Kebanggaan Warga Banyumas"