Peternak Murai Batu Sukses Asal Cindaga - REVORMER Blog Berbagi Informasi Bermanfaat

Google Search

Peternak Murai Batu Sukses Asal Cindaga




Assalamu alaikum
Sahabat Revormer, kali ini saya ingin membawa kalian pada dunia perburungan.Siapa sih yang gak suka dengan penampilan dan suara merdu burung berkicau.Hampir di setiap ujung jalanan kita sering menjumpai rumah warga yang dihiasi pemandangan burung-burung berkicau yang sengaja dipajang di bagian depan rumah.





Nah,kali ini kebetulan saya punya seorang sahabat masa kecil yang fokus menggeluti usaha penangkaran burung berkicau jenis Murai Batu.Woow,murai batu yang terkenal itu yaah...sampai-sampai Pak Presiden Jokowi kepincut dengan "Kitaro" ,Kitaro adalah nama seekor burung Murai Batu yang memenangkan Kontes Burung  Tingkat Nasional.Itulah mengapa Murai Batu begitu banyak digemari sebagai simbol kebanggaan penghobi burung berkicau walaupun harganya tergolong mahal.


Alhamdulillah saya berkesempatan mewawancarai peternak Murai Batu asli Cindaga Banyumas,semoga kisah suksesnya dapat menjadi inspirasi sahabat semuanya. Mari kita simak kisahnya berikut ini.


Baca artikel lainnya : Filosofi Singkong Rebus


Namanya Kuat saat ini tinggal di Grumbul Wlahar  RT 02 RW 012 Desa Cindaga Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas ,ayah seorang anak ini awalnya adalah seorang penggemar burung merpati sedari remaja hingga suatu saat di tahun 2010  setelah menikah hobi memelihara merpatinya terbengkalai karena kesibukan berumah tangga selain itu  sang mertua kebetulan juga tidak menyukainya,akhirnya hobi memelihara burung merpati dia tinggalkan.



Namanya hobi yang sudah mendarah daging,lama kelamaan demi mengobati rasa rindunya pada hobi memelihara burung, akhirnya dibelilah burung berkicau yang saat itu merupakan pengalaman baru baginya karena berbeda dengan burung merpati yang bisa terbang bebas dan lebih mudah perawatannya, burung berkicau lebih sulit dan butuh perhatian lebih dalam merawatnya.



Burung Trucukan adalah burung berkicau pertama yang dipeliharanya,alasannya sederhana yakni rajin bersuara setiap subuh dan kicauannya nyaring enak didengar menyejukkan hati majikannya.
Berawal dari memelihara burung trucukan kemudian datanglah seorang teman menawarkan Burung Goci yang pada waktu itu harganya Rp.350.000,- .Tanpa pikir panjang dibelilah burung tersebut, lama kelamaan timbullah dibenaknya untuk menangkarkan burung goci kesayangannya itu.Dengan niat dan tekad yang kuat se  " Kuat " namanya, dimana saja  dan kapan saja  kepada rekan-rekan yang sudah berpengalaman dia selalu mengumpulkan informasi tentang seluk beluk cara menangkar Burung Goci.Berbagai kendala dan rintangan tak menyurutkan tekadnya untuk menjadi seorang peternak burung goci.Mulai dari mencari informasi di google hingga susahnya mencari orang yang mau berbagi ilmu  ,berbagai kegagalan dalam menjodohkan pasangan burung yang tak kunjung bertelur.Pernah pada suatu ketika rasa putus asa menghampirinya namun seperti kata pepatah " Usaha tak pernah mengkhianati hasil" .Akhirnya di malam takbiran Idul Fitri buah hasil kesabaran dan ketekunananya membuahkan hasil.Dua sejoli itu mulai membuat sarang dan telur yang ditunggu-tunggupun keluar dari sang betina dan berhasil ditetaskan hingga dewasa.




Inilah yang disebut Titik Balik Kesuksesan,berbekal keberhasilan dalam menangkar burung goci, perlahan tapi pasti, dia mulai mencoba menangkar sang burung yang legendaris dengan ekor panjangnya yang menjuntai dan suara kicauannya yang merdu dan tentu saja harganya yang mahal dialah " Sang Murai Batu " .Pelajaran dari pengalaman sebelumnya membuat usaha penangkaran Murai Batu dengan mudah dikuasai.Walaupun kendala tetaplah ada antara lain apabila sang betina yang dijodohkan mati karena disakiti sang pejantan atau loloan/anakannya mati disakiti induknya,stres karena lingkungan yang ramai.
Kini Usaha Penangkaran Burung Murai Batunya sudah berjalan selama 7 tahun dan semakin  hari semakin berkembang pesat.Saat ini kapasitas produksinya mampu menangkar sebanyak 9 kandang atau 9 pasang Murai Batu.Adapun harga nya berkisar antara 2 juta sampai 3 jutaan  atau lebih tergantung kualitas sang burung.Seperti kebanyakan Usaha penangkaran  burung lainnya yang sudah profesional , maka setiap anakan yang lahir dari penangkarannya akan di beri identitas sekaligus brand/merk untuk mengetahui dari mana asal-usulnya.Identitas tersebut yaitu dengan memasangkan ring di kakinya. Nama Ring Usaha Penangkarannya adalah " Sultan Dieng 212 BF " .Angka "212" yang tersemat mungkin karena dahulunya sering membaca  buku komik Wiro Sableng 212 seorang pendekar pembela kebenaran yang polos namun sakti mandraguna.




Oh ya,ada informasi rahasia yang saya dapatkan bahwa nanti di tahun 2025 rencananya Karya Dieng Bird Farm milik Mas Kuat akan mengeluarkan Murai Batu khas hasil persilangan dijamin No Gembung dan Fighter, pungkasnya sambil meyakinkan saya bahwa ini masih rahasia dan akan membuat geger dunia perburungan nusantara.Simak video penangkaran Murai Batu milik nya disini https://youtu.be/Exzfcqj2fp4 .


Demikian wawancara singkat saya dengan Mas Kuat seorang wirausahawan sukses  Cindaga dibidang penangkaran burung Murai Batu.Pelajaran yang kita petik dari kisah diatas adalah seorang dengan  pengalaman  nol mampu menguasai skill yang mumpuni dengan bekal semangat ,tekad serta kerja keras sebagai seorang otodidak.Karena ilmu tidak dibatasi oleh pendidikan formal semata.Guru terbaik adalah pengalaman.Semoga bermanfaat
Untuk sahabat yang berminat memelihara Burung Murai Batu silahkan hubungi Mas Kuat via WA atau telpon biasa di nomor :
082135582266 ( Kuat Wlahar Cindaga )
#KaryaDiengBirdFarmMuraiBatu
#SalamSatuHobiKicauManiaNusantara

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk " Peternak Murai Batu Sukses Asal Cindaga "

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar yang Positif No Link dan SARA
Terima kasih

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel