Sosialisasi Media Tradisional Tentang Kuda Lumping Banyumas Oleh Asfirla Harisanto, SE - REVORMER.COM
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
WPDealer 728x90

Sosialisasi Media Tradisional Tentang Kuda Lumping Banyumas Oleh Asfirla Harisanto, SE

Pada hari senin, 20 maret 2023 kemarin, bertempat di Aula Balai Desa Klapagading Kulon, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Tradisional Tentang Kuda Lumping Banyumas yang difasilitasi oleh Bapak Asfirla Harisanto, SE Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara yang digelar pada malam hari tersebut dihadiri pengurus grup ebeg banyumasana yang berasal dari dua kecamatan, yaitu Wangon dan Jatilawang, sekalipun sempat diguyur hujan lebat namun antusiasme para peserta sangat tinggi dan mereka penuh semangat menghadiri acara Sosialisasi tersebut.

Acara Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Pihak Perwakilan Kecamatan Wangon, Kepala Desa Klapagading Kulon, Komandante Bintang 2 Wangon Bapak Jasmin, SH yang juga anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Bapak Budi Wibowo yang mewakili Pak Asfirla Harisanto serta Pemateri Sosialisasi Pak Suherman Pembina PAKUMAS, Mas Jarot C Setyoko yang mewakili Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas Bapak H. Sadewo Tri Lastiono, MM.

Acara Sosialisasi Media Tradisional Tentang Kuda Lumping Banyumas yang difasilitasi oleh Bapak Asfirla Harisanto, SE adalah bukti kepedulian beliau selaku wakil rakyat dalam mendukung upaya pelestarian kesenian lokal banyumas, khususnya kesenian ebeg banyumasan.

Selain itu, pemateri yang didatangkan juga merupakan tokoh-tokoh budaya lokal banyumas yang pengalamannya serta dedikasinya sudah tidak perlu diragukan lagi dalam mengawal kelestarian kesenian lokal banyumas. Sehingga tentunya, apa yang disampaikan sangat bermanfaat bagi para peserta yang notabene adalah pelaku kesenian di wilayahnya masing-masing.


Pak Suherman selaku Tokoh Budaya senior di Banyumas yang menjadi narasumber, mengatakan kesenian ebeg telah menjadi identitas budaya lokal yang melekat dan begitu merakyat. Oleh karena itu, semua pihak wajib mendukung dan melestarikan kesenian ebeg banyumas sebagai warisan budaya tak benda milik masyarakat banyumas.
Dalam kesempatan yang sama, Mas Jarot Setyoko selaku narasumber yang mewakili Dewan Kesenian kabupaten Banyumas juga menegaskan bahwa “Perkembangan kesenian ebeg banyumas dari masa ke masa, sudah seharusnya mendapatkan apresiasi dan dukungan dari semua pihak, khususnya kepada pegiat seni yang ada di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Mas Jarot juga menambahkan bahwa pentas seni ebeg banyumasan juga sarat akan pesan moral untuk kehidupan sehari-hari.

Acara Sosialisasi ini juga dimeriahkan oleh pentas tarian Baladewa dan Lengger Banyumasan dari Sanggar Tari Mekar Tinggal Budaya dari Jatilawang dan Wangon. Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pengukuhan Pengurus PAKUMAS dari Kecamatan Wangon dan Jatilawang.


Dalam momen pengukuhan pengurus PAKUMAS Wangon dan Jatilawang, Pak Suherman dan Mas Jarot Setyoko selaku perwakilan dari Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas berpesan agar para pengurus PAKUMAS yang dilantik untuk selalu ikhlas dan penuh semangat dalam menjalankan roda organisasi tanpa pamrih, demi kemajuan dan kelestarian kesenian ebeg banyumasan di wilayah wangon dan jatilawang.
Salam Rahayu, MERDEKA !!!

Posting Komentar untuk "Sosialisasi Media Tradisional Tentang Kuda Lumping Banyumas Oleh Asfirla Harisanto, SE"