8 Tips Atasi Prasangka Buruk (Negative Thinking) Ala Revormer ! - REVORMER Blog Berbagi Informasi Bermanfaat

Google Search

8 Tips Atasi Prasangka Buruk (Negative Thinking) Ala Revormer !

8 Tips Atasi Prasangka Buruk (Negative Thinking) Ala Revormer !


Haloo Sahabat revormer, kali ini kita akan membahas seputar dunia psikologi yang berkaitan dengan perasaan atau emosi dan kaitannya dengan prasangka buruk atau negative thinking dan cara mengatasinya agar menjadi prasangka baik/positive thinking

Lalu apa sih pentingnya kita belajar mengenai prasangka buruk atau negative thinking ini ? Lalu apakah merugikan sekali apabila kita selalu mempunyai prasangka buruk / negative thinking ini ? Dan Bagaimana cara mengatasinya agar prasangka buruk / negative thinking itu bisa kita musnahkan dari dalam pikiran kita dan berubah jadi prasangka baik/positive thinking ?

Ok, mari kita urai satu persatu permasalahan mengenai prasangka buruk/negative thinking itu satu persatu, barangkali nanti sahabat bisa mempraktekkannya dan mulai mengubahnya menjadi sesuatu hal yang bersifat positif dalam hidup yang singkat ini
Hari gini kok pelihara prasangka buruk, lebih baik pelihara kambing bisa gemuk..hehe

Baca Juga : Karya Nyata Lebih Mulia Daripada Mencari Aib/Kesalahan

8 Tips Atasi Prasangka Buruk / negative thinking versi revormer.com,yang  bersumber dari pengalaman pribadi, yaitu sebagai berikut :



1. Coba komunikasi dengan diri sendiri

Karena prasangka buruk timbulnya dari pikiran kita sendiri, maka cobalah untuk bertanya pada hati kita sendiri, alasan apa kok sampai hati dan alam pikiran kita dirasuki perasaan prasangka buruk/negative thinking tersebut. Coba mulai memetakan pikiran kita, urutkan kronologisnya dan bayangkan apakah sesuatu yang kita khawatirkan itu memang sudah benar-benar akan terjadi atau hanyalah ketakutan kita terhadap resiko kesalahan atau hal yang akan menyakitkan yang akan kita alami.

Dengan melakukan komunikasi pada diri sendiri nanti timbul sebuah pertentangan antara prasangka baik dan prasangka buruk, yang pada akhirnya prasangka buruk bisa lebih jinak untuk diatasi


2. Anggap masalah besar adalah masalah kecil dan masalah kecil anggap saja tidak ada masalah apapun

Yang namanya manusia hidup, entah itu kaya miskin, bodoh pintar, cantik atau jelek, semuanya pasti mempunyai masalah dalam dirinya. Bayangkan saja, kalau masalah tersebut ditambah dengan perasaan prasangka buruk/negative thinking, pasti bukannya masalahnya akan selesai malahan yang terjadi masalah tersebut akan semakin besar ibarat api yang semakin berkobar menghanguskan apa saja  yang ada disekelilingnya

Untuk itulah, gunakan prinsip yang revormer pakai dalam hidup yaitu “ anggap masalah besar seakan sebuah masalah kecil dan anggap masalah kecil seakan tidak ada masalah apapun “. Artinya adalah jangan sampai prasangka buruk/negative thinking itu menguasai alam pikiran kita sehingga perasaan kita merespon setiap masalah secara berlebihan, yang pada akhirnya membuat stress dan galau tingkat tinggi…kalau khayalan tingkat tinggi sih gak papa ya guys ..hehe

3. Open Your Mind / Sharing Dengan orang-orang yang berpikiran positif

Mungkin kata-kata sharing itu identik dengan kata curhat ya guys, walaupun konotasinya kadang dihubungkan dengan kebiasaan nggosip atau ngerumpi bareng temen-temen. Cobalah mulai memberanikan diri untuk terbuka mengutarakan masalah yang sedang kita alami dengan orang lain yang tepat dan kompeten.

Baca Juga : Filosofi Kopi Apakah Yang Anda Cari Dalam Hidup

Dalam hal ini, pilihlah partner sharing atau teman curhat yang memang betul-betul bisa dipercaya dan bijaksana. Salah dalam memilih teman curhat justru akan berakibat fatal, bukannya solusi yang kamu dapatkan, justru resikonya aibmu bisa diceritakan ke seluruh dunia..ngeriii deh !

Kalau revormer sendiri biasanya kalau mempunyai  masalah akan  sharing dan berdiskusi dengan paman, nah kalau kalian bisa saja dengan orang tua atau kakak/adik serta sahabat atau siapa saja yang sekiranya dapat dipercaya dan bijaksana, intinya biarkan himpitan perasaan prasangka buruk ini mengalir keluar dan berganti dengan aliran perasaan yang plong setelah semua diceritakan pada orang lain


4. Gunakan Second Opinion ( pendapat kedua )

Pernah gak sahabat revormer mendengar istilah second opinion ? jarang yah…hehe. Maklum lah revormer sendiri mengambil istilah ini terinspirasi dari sebuah istilah dalam dunia peradilan/hukum yaitu adanya penggunaan second opinion oleh hakim dalam memutuskan sebuah perkara. Maksud dari tindakan second opinion ini agar pendapat hakim bisa lebih representative dan objektif, biar bagaimanapun hakim tetaplah manusia yang bisa saja keliru

Sedangkan dalam kasus prasangka buruk ini, penggunaan second opinion ( pendapat kedua ) ini adalah agar perasaan/pikiran prasangka buruk yang menyelimuti awan kelabu persepsi buruk kita dapat diimbangi oleh sinar cerah bak matahari terbit dari timur berupa pendapat orang lain yang bermuatan positive thinking dan penuh sikap optimis

Boleh jadi, orang tersebut memiliki masalah yang sama dengan kita, bahkan mungkin problemnya lebih berat,  namun karena mempunyai sikap positive thinking, maka berbeda pula cara dan reaksinya dalam menyelesaikan masalahnya
Setidaknya dengan membuang  prasangka buruk/negative thinking dan mulai berpikir positive thinking/optimis, hati kita akan lebih tenang dan memberikan efek baik bagi kesehatan mental kita


5. Berdamai dengan keadaan dan syukuri, ikhlaskan/pasrahkan diri  atas pemberian Tuhan Yang Maha Esa

Sehebat-hebatnya manusia, tetap saja ada sisi lemahnya, dan itu memang kodrat seorang anak manusia,  di dalam ajaran agama manapun prasangka buruk itu sangat tidak dianjurkan. Setiap makhluk haruslah bersyukur dan ikhlas dengan pemberian Tuhan, baik itu pemberian dalam bentuk suka cita maupun dalam bentuk duka cita, semua harus disyukuri dengan hati yang ikhlas dan berbaik sangka atas semua nikmatNYA


6. Membaca Buku-buku Motivasi dan Inspirasi

Buku adalah lautan ilmu, kalimat tersebut memang sangat tepat, karena lewat kebiasaan membaca buku, manusia mengenal peradaban dengan lebih maju dan tidak hilang walaupun ditelan zaman. Dari buku-buku para tokoh dunia, generasi berikutnya bisa mempelajari lebih dalam setiap kejadian-kejadian luar biasa dalam perjalanan sejarah umat manusia di segala aspek kehidupannya, dari mulai agama, filsafat, teknik, arsitektur, ekonomi, budaya serta banyak aspek lainnya, termasuk ilmu kejiwaan dan psikologi

Kaitannya dengan manfaat membaca buku motivasi dan inspirasi sepertinya sudah jelas ya guys, dengan semakin kita banyak memetik kutipan, kata-kata, kalimat bijak dalam buku tersebut, maka prasangka buruk/negative thinking yang merajai alam pikiran kita akan buyar dengan masuknya pemahaman positif thinking dari buku motivasi dan inspirasi yang kit abaca tersebut


7. Mengikuti kegiatan agama atau organisasi

Prasangka buruk  itu sebenarnya suatu keadaan jiwa yang mengalami masalah serius kalau tidak ada obat penawarnya, bahkan kalau di biarkan akan menjadi sebuah penyakit hati yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam persepsi seseorang yang diselimuti prasangka buruk/negative thinking, dunia dan sekelilingnya dianggap tidak adil, semua orang dianggap jahat, semua hal dianggap mempunyai teori konspirasi, serta banyak bayangan buruk lainnya

Baca Juga : Filosofi Singkong Rebus
Nah, dengan mengikuti sebuah kegiatan keagamaan atau organisasi yang berisi orang-orang yang positif thinking, maka pelan tapi pasti akan terjadi proses transformasi ide, gagasan serta pemahaman baru dalam menyikapi setiap masalah,  ada juga istilah yang disebut sebagai  brainstorming  dimana untuk mencari penyelesaian masalah , setiap anggota kelompok  akan melemparkan ide/gagasan sembari menahan kritik atau penilaian dari anggota lainnya . Dengan pendekatan ini, monster prasangka buruk/negative thinking akan mendapatkan lawan yang sepadan yaitu wejangan, nasehat, saran, kritikan dan masukan yang berharga yang akan mematikan gerak langkah sang monster pembawa prasangka buruk/negative thinking tersebut.


8. Mendengarkan radio dan menonton acara motivasi dan inspirasi

Media elektronik seperti radio dan televisi sekarang banyak yang menayangkan acara motivasi dan inspirasi, ceramah keagamaan dan acara positif lainnya, dari situlah prasangka buruk bisa di reduksi dengan tontonan yang menjadi penyejuk jiwa. Selain itu media sosial seperti facebook, instagram, twitter, youtube dan google juga bisa menjadi sumber referensi yang tepat dan lengkap untuk membumi hanguskan prasangka buruk/negative thinking yang menjajah otak pikiran kita

Untuk sementara artikel  8 Tips Atasi Prasangka Buruk/negative thinking ala revormer kita akhiri dulu sampai disini, sampai jumpa di artikel berikutnya. Tetap semangat dan be positive thinking, karena hidup adalah anugerah yang harus kita syukuri. Jangan takut akan masa depan, tapi takutlah akan masa lalu yang kelam yang akan terulang apabila kita tetap memelihara prasangka buruk/negative thinking dalam otak dan pikiran kita. Pesan revormer, jadilah pribadi penuh optimisme buang prasangka buruk, jangan takut gagal untuk mencoba mumpung masih sehat !

Semoga bermanfaat
Salam cerdas Revormer !





Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "8 Tips Atasi Prasangka Buruk (Negative Thinking) Ala Revormer ! "

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar yang Positif No Link dan SARA
Terima kasih

Popular Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel